← Kembali ke Screening Coin

#6 · USDC

USDC

Status screening

Halal

USD Coin atau USDC merupakan stablecoin yang diterbitkan melalui entitas Circle dengan target nilai 1 USDC = 1 dolar Amerika Serikat. USDC digunakan untuk memindahkan nilai dolar melalui blockchain dan didukung oleh cadangan aset berdenominasi dolar.

Harga$1
Market cap$72.94B
Dominasi pasar2.60%
Supply beredar72.95B
Supply maksimum—
Perubahan 24 jam-0.01%

Tujuan Proyek

USDC bertujuan menyediakan representasi digital dolar untuk pembayaran, pengiriman dana, perdagangan, dan penyelesaian transaksi melalui blockchain.

Target kestabilannya mengacu pada dolar AS. Nilai USDC terhadap rupiah tetap mengikuti perubahan kurs, sedangkan harga di pasar dapat menyimpang dari satu dolar.

Produk / Layanan

Kegunaan utama USDC meliputi:

  • Transfer dan pembayaran: mengirim dana antardompet, melakukan pembayaran lintas negara, serta membayar barang dan jasa kepada pihak yang menerima USDC.
  • Penyelesaian transaksi: menjadi aset pembayaran untuk transaksi bisnis maupun pembelian aset digital.
  • Pasangan perdagangan: digunakan sebagai satuan harga dan aset pembayaran di bursa, seperti pada pasangan BTC/USDC.
  • Penyimpanan nilai berdenominasi dolar: mempertahankan eksposur terhadap dolar dalam bentuk token, dengan tetap menanggung risiko penerbit, cadangan, dan jaringan.
  • Penerbitan dan penebusan melalui Circle Mint: institusi yang memenuhi persyaratan dapat menukar dolar dengan USDC dan menebusnya kembali.
  • Transfer lintas blockchain melalui CCTP: memindahkan USDC pada jaringan yang didukung melalui pembakaran token di jaringan asal dan penerbitan token di jaringan tujuan.
  • Penggunaan dalam aplikasi pihak ketiga: digunakan dalam pertukaran terdesentralisasi, penyediaan likuiditas, pinjaman, dan aplikasi keuangan lainnya. Setiap layanan memerlukan penilaian akad tersendiri.

USDC tidak memberikan bunga atau imbal hasil bawaan kepada pemegangnya. Produk “USDC Earn”, bunga simpanan, atau layanan yang dipasarkan sebagai “staking USDC” merupakan pengaturan tambahan dari penyedia layanan.

Tokenomics

USDC tidak mempunyai batas maksimum pasokan yang tetap. Pasokannya berubah mengikuti penerbitan dan penebusan.

Karakteristik utamanya:

  • Penerbitan: dolar diterima melalui mekanisme penerbit, kemudian USDC diterbitkan dengan dukungan cadangan yang setara.
  • Penebusan: USDC ditukar kembali dengan dolar sesuai persyaratan, disertai pengurangan pasokan melalui pembakaran token.
  • Tidak ditambang: USDC tidak menggunakan penambangan untuk menciptakan token.
  • Tidak memberikan hak perusahaan: pemegang USDC tidak memperoleh saham Circle, hak suara, atau bagian keuntungan perusahaan.
  • Beroperasi pada beberapa blockchain: biaya dan kecepatan transfer mengikuti jaringan serta layanan yang digunakan.

USDC yang diterbitkan langsung oleh Circle perlu dibedakan dari token hasil bridging pihak ketiga, karena struktur penguasaan dan risikonya dapat berbeda.

Underlying Asset dan Utility

USDC mempunyai cadangan nyata sekaligus kegunaan ekonomi.

Aspek Dasar nilai
Underlying asset Cadangan berdenominasi dolar yang mendukung kewajiban penebusan USDC.
Utility Kegunaan sebagai sarana pembayaran, transfer, perdagangan, dan penyelesaian transaksi.

Menurut pengungkapan Circle, cadangan mencakup uang tunai, surat utang pemerintah AS berjangka pendek, serta transaksi reverse repo Treasury semalam. Mayoritas cadangan ditempatkan dalam Circle Reserve Fund (USDXX), dana pasar uang pemerintah yang dikelola BlackRock; sebagian lainnya berada dalam kas pada lembaga keuangan.

Cadangan dipisahkan dari dana operasional Circle. Circle juga menerbitkan pengungkapan cadangan dan laporan pemeriksaan pihak ketiga secara berkala.

Pemegang USDC tidak otomatis menjadi pemilik unit Circle Reserve Fund dan tidak berhak atas pendapatan cadangannya. Kecukupan cadangan berbeda dari kepatuhan syariah instrumen cadangan; pemeriksaan keuangan tidak dengan sendirinya membuktikan keduanya.

Trading Mekanisme

Pengguna dapat memperoleh USDC melalui bursa, dompet digital, penyedia konversi uang, atau transaksi antarpengguna. Circle Mint menyediakan akses langsung bagi institusi yang memenuhi verifikasi dan persyaratan, bukan pengguna individu.

Apabila transaksi USDC diklasifikasikan sebagai pertukaran mata uang, prinsip AAOIFI mensyaratkan penguasaan kedua objek pertukaran secara nyata atau konstruktif serta tidak adanya penundaan yang dilarang. Saldo pada platform harus memberikan hak penguasaan dan kemampuan penggunaan yang efektif.

Klasifikasi USDC sebagai representasi dolar, mata uang tersendiri, atau hak tagih perlu ditentukan sebelum menerapkan aturan pertukaran. Apabila diperlakukan sebagai dolar yang sejenis dengan USD, ketentuan kesamaan nominal menjadi relevan.

Penebusan langsung tunduk pada ketentuan penerbit dan yurisdiksi. Di Wilayah Ekonomi Eropa, terdapat pengaturan penebusan khusus yang perlu diperiksa terpisah dari akses Circle Mint. Harga dan biaya penjualan melalui bursa dapat berbeda dari mekanisme penebusan langsung.

Riba / Gharar / Maysir

Riba. USDC tidak secara otomatis membayar bunga kepada pemegangnya. Namun, ketentuan Circle menyatakan bahwa cadangan dapat ditempatkan dalam rekening berbunga atau instrumen penghasil imbal hasil. Cadangan yang mencakup surat utang pemerintah AS dan repo konvensional menimbulkan persoalan riba dalam penilaian struktur penerbit.

Tidak menerima bunga secara langsung belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seluruh sistem USDC bebas riba. Pinjaman USDC dengan tambahan yang disyaratkan atau simpanan yang memberikan bunga juga perlu dinilai berdasarkan akadnya.

Gharar. Risiko utama mencakup kemampuan penebusan, akses terhadap cadangan, kegagalan bank atau layanan, pembekuan alamat, keamanan kontrak pintar, serta penyimpangan harga dari satu dolar. Penggunaan token hasil bridging menambah risiko mekanisme penghubung dan pihak yang mengelolanya.

Maysir. Pembayaran atau transfer menggunakan USDC tidak otomatis mengandung perjudian. Unsur maysir dapat timbul dari penggunaan dalam taruhan atau transaksi yang memenuhi karakter perjudian. Futures, perpetual, margin, dan layanan berimbal hasil harus diperiksa tersendiri; penggunaan USDC tidak membuat akad tersebut otomatis halal.

Tim / Pendiri dan Kepemilikan Koin Pendiri

Circle didirikan pada 2013 oleh Jeremy Allaire dan Sean Neville. USDC diperkenalkan pada September 2018 melalui Circle dan konsorsium Centre, yang pada awalnya melibatkan Circle dan Coinbase.

Jumlah USDC pribadi yang dimiliki masing-masing pendiri tidak tersedia dalam pengungkapan publik yang lengkap dan dapat diverifikasi. Karena itu, persentase kepemilikan mereka tidak dapat dipastikan.

Kepemilikan saham Circle, saldo USDC pribadi, dan token dalam treasury perusahaan merupakan hal yang berbeda. USDC juga tidak memiliki mekanisme alokasi pendiri berupa persentase tetap dari pasokan maksimum seperti sebagian token proyek.

Entitas penerbit mengendalikan penerbitan dan penebusan serta dapat memblokir alamat atau transfer sesuai kebijakan dan ketentuan hukum. Pemegang USDC tidak mempunyai hak tata kelola perusahaan.

Kesimpulan Syariah

Penggunaan USDC sebagai sarana pembayaran atau transaksi spot dapat dipertimbangkan halal secara bersyarat dalam pendekatan yang membedakan transaksi pemegang token dari pengelolaan cadangan penerbit. Pendekatan ini mensyaratkan penggunaan untuk kegiatan halal, akad yang sah, penguasaan aset yang efektif, serta tidak adanya bunga, perjudian, atau gharar yang terlarang dalam transaksi pengguna.

Namun, seluruh struktur USDC belum dapat dinyatakan sesuai standar syariah AAOIFI, karena cadangannya mencakup instrumen utang konvensional yang menghasilkan pendapatan. Kesimpulan kebolehan penggunaan tidak berarti pengelolaan cadangannya telah memenuhi ketentuan syariah.

Dengan demikian, label yang dapat dipertanggungjawabkan dalam analisis ini adalah “kebolehan penggunaan secara bersyarat”, bukan “USDC telah disertifikasi halal oleh AAOIFI”.